Xiaosheng Zheng berhasil mencatatkan pencapaian terbesar sepanjang kariernya setelah menjuarai WPT Cambodia Championship dan membawa pulang hadiah utama senilai sekitar Rp3,84 miliar. Ini juga menjadi gelar World Poker Tour (WPT) pertama bagi pemain asal Tiongkok tersebut.
Kemenangan ini diraih pada hari Senin setelah Zheng mengalahkan seluruh peserta dalam turnamen $3.500 buy-in no-limit hold’em yang diikuti 425 entry. Di meja final, ia memastikan gelar juara setelah menutup pertandingan dengan pocket aces saat berhadapan langsung melawan Micheal O’Neill.
Dengan hasil ini, total kemenangan turnamen Zheng yang tercatat di The Hendon Mob kini telah melampaui $2,2 juta atau setara lebih dari Rp34,5 miliar.
Pang Kok Yong Ikut Jadi Sorotan
Selain Zheng, nama Pang Kok Yong juga ikut mencuri perhatian di ajang ini. Meski tidak keluar sebagai juara, finis di peringkat keenam dengan hadiah sekitar Rp989 juta terbilang sangat impresif.
Apalagi, hanya beberapa hari sebelumnya, Pang Kok Yong juga sukses meraih peringkat ketiga dari total 1.095 peserta pada ajang WPT Prime Cambodia Championship dengan buy-in $1.100, yang memberinya hadiah sekitar Rp1,19 miliar. Konsistensi ini menunjukkan performa yang sangat solid dalam waktu berdekatan.
Jalannya Final Table: Dominasi yang Silih Berganti
Kondisi Awal Meja Final
Meja final pada Day 5 dimulai dengan Chengcai Pan sebagai chip leader dengan 68 big blinds. Pang Kok Yong hanya terpaut beberapa big blinds dari posisi teratas, sementara Zheng berada di posisi stack menengah.
Di sisi lain, Julien Sitbon, yang merupakan peraih WSOP bracelet dan pemain paling berpengalaman di meja final, justru memulai dengan stack terpendek.
Zheng Ambil Kendali Sejak Awal
Zheng mulai mengambil alih jalannya permainan setelah memenangkan pot besar dengan top pair melawan upaya straight draw dari Pang Kok Yong. Pang sempat mencoba melakukan bluff besar di river, namun gagal dan membuat stack-nya menipis drastis.
Tak lama berselang, Pang harus bertaruh seluruh chip miliknya dalam situasi race melawan Kunal Patni. Sayangnya, hasil tidak berpihak padanya dan ia tersingkir di posisi keenam.
Hasil Lengkap Final Table
| Peringkat | Pemain | Hadiah (± Rupiah) |
|---|---|---|
| 1 | Xiaosheng Zheng | Rp3,84 miliar |
| 2 | Micheal O’Neill | Rp3,92 miliar |
| 3 | Kunal Patni | Rp2,28 miliar |
| 4 | Chengcai Pan | Rp1,73 miliar |
| 5 | Julien Sitbon | Rp1,30 miliar |
| 6 | Pang Kok Yong | Rp989 juta |
Pertarungan Sengit Menuju Heads-Up
Julien Sitbon harus tersingkir di posisi kelima setelah pocket queens miliknya kalah dari pocket nines milik O’Neill. Nasib serupa dialami Chengcai Pan yang juga tersingkir di posisi keempat dengan pocket queens, kali ini kalah dalam situasi race melawan Big Slick milik Zheng.
Kemenangan tersebut mengembalikan Zheng ke posisi chip leader, meski hanya unggul tipis dari O’Neill. Saat permainan menyisakan tiga pemain, total chip yang beredar masih sangat besar, mencapai lebih dari 200 big blinds.
O’Neill sempat mendominasi dan membangun keunggulan hampir 2:1, namun Zheng berhasil bangkit dan kembali mengambil alih keunggulan chip.
ICM Chop dan Penentuan Juara
Kunal Patni akhirnya tersingkir di posisi ketiga setelah kalah race melawan O’Neill. Saat memasuki fase heads-up, O’Neill unggul tipis. Kedua pemain kemudian sepakat melakukan ICM chop, yang memastikan Zheng menerima sekitar Rp3,84 miliar, sementara O’Neill mengamankan sekitar Rp3,92 miliar.
Meski hadiah uang sudah dibagi, pertandingan tetap dilanjutkan untuk memperebutkan trofi juara dan satu tiket ke WPT World Championship 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat.
Pocket Aces Jadi Penutup Turnamen
Heads-up berlangsung cukup panjang dan penuh jual beli chip. Pada hand ke-106, O’Neill akhirnya mempertaruhkan seluruh chip miliknya dengan A♦ J♣, namun harus berhadapan dengan A♠ A♣ milik Zheng.
Board terbuka 7♣ 6♠ 3♠ J♦ 2♦, dan pocket aces milik Zheng bertahan hingga akhir. Dengan hasil ini, Xiaosheng Zheng resmi dinobatkan sebagai juara WPT Cambodia Championship.
